You need to enable javaScript to run this app.

Sosialisasi Sekolah Mantap di SMA Negeri 3 Purwokerto

  • Selasa, 01 September 2026
  • Administrator
  • 0 komentar

Sosialisasi Sekolah Mantap

Belajar Tak Selalu di Kelas: Murid SMA Negeri 3 Purwokerto Belajar Membuat Hantaran lewat Sekolah Mantap

PURWOKERTO – Siapa bilang belajar harus selalu duduk rapi di dalam kelas, membuka buku, mencatat materi, lalu mengerjakan soal? Bagi murid SMA Negeri 3 Purwokerto, belajar juga bisa dilakukan dengan cara yang lebih seru: mencoba keterampilan secara langsung dan menghasilkan sebuah karya.

Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Sosialisasi Sekolah Mantap yang digelar di Aula B SMA Negeri 3 Purwokerto, Senin, 31 Agustus 2026, mulai pukul 13.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh Tim SMA Mantap SMA Negeri 3 Purwokerto, peserta Sekolah Mantap, serta tim dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Purwokerto.

Sosialisasi ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat program Sekolah Mantap sekaligus memahami bahwa keterampilan dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan mereka.

Sekolah Bukan Hanya tentang Nilai

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Bapak Wasono Ardi Saputro, M.Pd., selaku Kepala SMA Negeri 3 Purwokerto.

Dalam sambutannya, beliau menjelaskan tentang program Sekolah Mantap yang memberikan ruang kepada murid untuk mengembangkan keterampilan. Program ini menjadi salah satu bentuk upaya memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam bagi para peserta.

Tidak hanya menjelaskan mengenai program, Kepala Sekolah juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama dan dukungan Sanggar Kegiatan Belajar Purwokerto dalam pelaksanaan Sekolah Mantap di SMA Negeri 3 Purwokerto.

Kolaborasi antara sekolah dan SKB Purwokerto menjadi bagian penting agar kegiatan tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat dilanjutkan dengan pengalaman belajar yang nyata.

Punya Skill Tambahan Itu Penting

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Rini Fitriadin, S.Pd., selaku Kepala SKB Purwokerto.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Rini menjelaskan pentingnya murid memiliki keterampilan tambahan. Menurutnya, kemampuan akademik tetap penting, tetapi memiliki keterampilan lain juga dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi murid dalam menghadapi masa depan.

Program Sekolah Mantap menjadi salah satu ruang bagi murid untuk mengenal dan mengembangkan keterampilan tersebut.

Ibu Rini juga menyampaikan terima kasih karena SKB Purwokerto mendapat kesempatan menjadi bagian dari program Sekolah Mantap di SMA Negeri 3 Purwokerto.

Pesan yang disampaikan cukup sederhana: jangan hanya menjadi murid yang tahu, tetapi jadilah murid yang juga bisa.

Dari Sosialisasi Langsung Praktik

Setelah sesi sambutan dan pengenalan program, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan hantaran.

Tim instruktur dari SKB Purwokerto yang terdiri dari Ibu Fajar SP, Ibu Asti D dan Ibu Setyaningsih mengajak para peserta untuk belajar membuat hantaran secara langsung. Di sinilah suasana kegiatan menjadi lebih interaktif.

Para murid tidak hanya duduk mendengarkan penjelasan, tetapi mulai mencoba, memperhatikan teknik yang diberikan instruktur, dan mengikuti tahapan pembuatan hantaran.

Bagi peserta, kegiatan tersebut menjadi pengalaman baru. Mereka belajar bahwa membuat sebuah hantaran membutuhkan kreativitas, ketelitian, kerapian, dan tentu saja kesabaran.

Sebuah benda yang terlihat sederhana ternyata membutuhkan proses yang tidak sesederhana kelihatannya.

Skill Hari Ini, Bisa Jadi Bekal Esok Hari

Kegiatan sosialisasi Sekolah Mantap di SMA Negeri 3 Purwokerto menunjukkan bahwa proses pendidikan dapat berlangsung dalam berbagai bentuk.

Ada ilmu yang diperoleh melalui buku. Ada pengetahuan yang didapat dari guru. Namun ada pula keterampilan yang baru bisa benar-benar dipahami setelah dicoba dan dipraktikkan sendiri.

Pelatihan membuat hantaran menjadi salah satu contoh bahwa keterampilan dapat dikembangkan sejak masih menjadi pelajar.

Mungkin hari ini seorang murid hanya belajar membuat hantaran. Namun dari pengalaman tersebut, bisa tumbuh kreativitas, rasa percaya diri, keberanian untuk mencoba, bahkan ketertarikan terhadap dunia keterampilan.

Karena siapa tahu, keterampilan yang awalnya hanya dipelajari sebagai bagian dari kegiatan sekolah justru suatu saat bisa menjadi kemampuan yang berguna dalam kehidupan.

Sekolah Mantap, Ruang untuk Mencoba

Sosialisasi Sekolah Mantap bukan sekadar kegiatan untuk mengenalkan sebuah program. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap murid memiliki potensi yang berbeda-beda.

Ada yang kuat di bidang akademik, ada yang kreatif, ada yang terampil bekerja dengan tangan, ada yang pandai berkomunikasi, dan ada pula yang baru akan menemukan potensinya setelah mencoba berbagai hal.

Karena itu, memberikan ruang untuk mencoba menjadi hal yang penting.

Melalui Sekolah Mantap dan kolaborasi dengan SKB Purwokerto, murid SMA Negeri 3 Purwokerto mendapatkan kesempatan untuk memperluas pengalaman belajar mereka.

Belajar tak selalu harus di kelas.

Kadang, belajar bisa dimulai dari sebuah meja, selembar bahan, tangan yang mulai mencoba, dan sebuah karya yang perlahan terbentuk.

Dari sana, keterampilan tumbuh.

Dan dari keterampilan, bisa lahir peluang untuk masa depan.

Sekolah Mantap: bukan hanya belajar untuk tahu, tetapi belajar agar mampu dan siap berkarya.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Wasono Ardi Saputro, M.Pd.

- Kepala Sekolah -

Assalamu'alaikum wr.wb. Puji syukur kepada Alloh SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan anugerah-Nya sehingga website...

Berlangganan
Banner